Gengsi Minum Kopi

16 06 2008

Di jepang ada upacara minum teh yang sangat terkenal itu, tetapi saya pikir di tempat lain juga ada hal yang semacam itu, yang belum terungkapkan. Berikut ini akan saya ceritakan mengenai posisi minum kopi di daerah tertentu, ini bukanlah sebuah upacara tradisi namun masalah nilai yang berkembang di masyarakat desa tertentu.

Ada baiknya saya ceritakan kondisi masyarakat yang saya maksudkan itu, desa itu terletak di kabupaten Malang berada pada ketinggian 700 m dpl jadi iklimnya cukup dingin, pada musim kemarau air sungai seperti kawah yang mengeluarkan uap air sepanjang aliran sungai,itu terjadi pada pagi hari (setelah dewasa baru saya pahami bahwa pada saat itu air sungai lebih hangat dibandingkan dengan suhu udara, udara terasa lebih kering sehingga penguapan air mudah terjadi- unutk mencapai keseimbangan pada permukaan air dan udara). Penghidupan masyarakat sebagaian besar bertani, menanam kopi sebetulnya bukanlah usaha tani utama yang pokok adalah bercocok tanam padi dan jagung) , tidak ada yang menanam teh namun demikian bukan berarti mereka tidak tahu teh, di toko-toko banyak dijual beraneaka jemnis teh siap saji.

Bila bertamu ke rumah penduduk, tuan rumah akan menyuguhkan minuman kopi panas, minum teh dianggap kurang menghargai tamu, bernilai rendah dan dianggap pelit. Sehingga minum kopi seolah merupakan tradisi bagi semua rumah tangga, hanya sedikit saja yang suka minum teh, Mereka yang suka minum teh seakan keluar dari komunitas itu.

Kopi yang digunakan sebagai bahan minuman biasanya bukan kopi murni, rasa kopi murni dianggap kurang mantap, kurang memenuhi selera minum kopi. Kopi yang dimaksud biasanya terdiri atas kopi, jagung giling atau beras putih. Istilah lain adalah kopi gempo maksudnya kopi segenggam tangan dan campurannya satu tompo(bakul nasi).

Maksud saya seandainya kegiatan itu dikelola secara baik pasti dapat menyaingi ritual minum teh yang terkenal di Jepang. Misalnya Kopinya harus berkualitas, misalnya kopi luwak, air minum berasal dari 7 mata air, yang menggoreng kopi hanya boleh dilakukan oleh perawan, pakaian saat minum kopi harus menggunakan dress code tertentu misalnya pakaian adat yang dirancang tertentu, dll.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: